Seminar “Kemerdekaan atas Narasi-Narasi Besar Kapitalisme melalui Paradigma Kritis-Posmodernis” di Ubaya

17191162_10207260897875489_8894012801665222463_n

Seminar “Kemerdekaan atas Narasi-Narasi Besar Kapitalisme melalui Paradigma Kritis-Posmodernis” di Ubaya

RumahPeneleh.or.id, Surabaya – Narasi besar atau grand narratives, sebagaimana disampaikan tokoh posmodernis Jean Francois Lyotard, adalah kegiatan story telling atau penyampaian cerita oleh para penguasa (misalnya penguasa negara, penguasa suku/adat, penguasa institusi pendidikan), yang tidak selalu harus memuat kebenaran, kecuali jika kebenaran itu dimaksudkan untuk mengendalikan opini dalam rangka mempertahankan kuasanya.

Hal tersebut diungkapkan pada Seminar “Kemerdekaan atas Narasi-Narasi Besar Kapitalisme melalui Paradigma Kritis-Posmodernis” di Universitas Surabaya (Ubaya), Jumat (10/03).

Seminar yang dihadiri oleh akademisi dari berbagai latar tersebut diisi oleh Dr. Ari Kamayanti, SE., MM., MSA., Ak., CA dari Peneleh Research Institute.

“Karena faktor kuasa, cerita mereka cenderung lebih dipercaya kebenarannya,” simpul Ari Kamayanti.[]

Share the Post

About the Author

Comments

No comment yet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *