Seleksi Aktivis Peneleh Hari Kedua, Tanamkan Sejarah dan Nilai Dasar Kebangsaan Indonesia

beasiswa-aktivis-peneleh-training-ari-kamayanti-kebangsaan-indonesia

Seleksi Aktivis Peneleh Hari Kedua, Tanamkan Sejarah dan Nilai Dasar Kebangsaan Indonesia

beasiswa-aktivis-peneleh-training-ari-kamayanti-kebangsaan-indonesia

RumahPeneleh.or.id, Malang – Setelah pada hari pertama peserta Seleksi Beasiswa Aktivis Peneleh Angkatan II disambut dengan serangkaian materi pengantar di Sekretariat Rumah Peneleh, pada hari kedua ini (25/08) peserta digembleng di Pondok Pesantren Darussalam, Lawang, Malang.

Di tempat yang sejuk dan kondusif itu, peserta akan dibekali dengan materi-materi yang akan membentuk jiwa kepemimpinan religius mereka.

Pada materi yang disampaikan oleh Dr. Ari Kamayanti tentang “Peletakan Nilai Dasar Kebangsaan dan Sejarah Kebangsaan Indonesia,” Ari membuka materi dengan pengantar tentang Revolusi Insani, bahwa untuk melakukan perubahan sejarah, orang harus melakukan perubahan konsep diri manusia.

Di hadapan peserta seleksi, Ari yang juga Direktur Peneleh Research Institute itu juga menyatakan kritik tentang kegagalan revolusi di beberapa negara Eropa seperti di Perancis (Liberty, Fraternity, Equality) yang lebih memfokuskan pada ke-aku-an.

“Sama halnya dengan Amerika yang membawa demokrasi, semua menempatkan pusat perubahan adalah ‘aku’ atau personal figur, sehingga efek yang timbul adalah borjuisme, semua berlomba mengkayakan dirinya,” kata Ari.

Itu karena semua tidak berbasis keesaan, tidak berlandaskan pada spiritual. Lebih lanjut Ari juga mengkutip pendapat Buya Hamka, “Bahwa revolusi sesungguhnya dimulai dari revolusi insani, jadi ujungnya pada keadilan sosial.”

Seleksi Beasiswa Aktivis Peneleh Angkatan II ini masih akan berlanjut hingga hari Sabtu 27 Agustus 2016. Ada 24 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia ikut serta pada proses seleksi ini.[]

Share the Post

About the Author

Comments

No comment yet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

en_USEnglish
en_USEnglish