Ribuan Kader dan Simpatisan Padati Peringatan 100 tahun Zelfbestuur

aji-dedi-mulawarman-zelfbestuur-syarikat-islam-rumah-peneleh-tjokrominoto

Ribuan Kader dan Simpatisan Padati Peringatan 100 tahun Zelfbestuur

aji-dedi-mulawarman-zelfbestuur-syarikat-islam-rumah-peneleh-tjokrominoto

Penelehnews.com, Bandung – Ribuan kader dan simpatisan dari Syarikat Islam Indonesia di seluruh wilayah di Indonesia memadati GOR C-Tra , Kota Bandung, Jawa Barat, dalam acara Silaturahim dan Puncak Peringatan 100 Tahun Zelfbestuur National Congres Central Sarekat Islam yang bertemakan “Hijrah Untuk Negeri,” Minggu (14/08/2016).

Menurut ketua Rumah Peneleh Aji Dedi Mulawarman, Peringatan 1 Abad Zelfbestuur ini mengangkat tema “Hijrah Untuk Negeri” ada 3 konsep hijrah untuk Indonesia ke depan:

  1. Hijrah demokrasi liberal menuju konsep syuro
  2. Hijrah ekonomi liberal menuju ekonomi kerakyatan yang memperkuat peran koperasi, sebagai contoh pemerintah seharusnya mencanangkan pendirian 1000 koperasi multinasional
  3. Hijrah kebudayaan yang membangun sistim pendidikan

Acara ini memperingati 100 Tahun Zelfbestuur, di mana Hadji Oemar Said Tjokroaminoto mengumandangkan Zelfbestuur atau pemerintahan sendiri dihadapan puluhan ribu peserta Rapat Akbar (Vergadering) pada tanggal 18 Juni 1916 di Lapangan Alun-Alun Kota Bandung.

Hari itu merupakan acara hari kedua dari perhelatan akbar, agenda Voordracht dari H.O.S Tjokroaminoto, Voorsitter, Ketua CSI, Sang Raja Tanpa Mahkota, atau oleh Belanda disebut “De Ongekroonde Koning van Java” (Raja Jawa Yang Tak Dinobatkan).

Seluruh rangkaian delapan hari Kongres Nasional Pertama Central Sarekat Islam atau disebut Nationaal Congres Centraal Sarekat Islam, mulai tanggal 17-24 Juni 1916. HOS Tjokroaminoto, salah satu tokoh nasional muda saat itu yang berani mengumandangkan kata magis “Kebangsaan (Natie)” dan “Zelfbestuur” (pemerintahan sendiri), sebagai kata lain dari Kemerdekaan Nasional, pertama kali di hadapan publik.

Peringatan 100 Tahun Zelfbestuur dihadiri oleh beberapa tokoh nasional seperti Ketua DPR RI, Dr. H. Ade Komarudin, M.H, sejarawan Dr. Aji Dedi Mulawarman, dan para tokoh masyarakat.[]

/ Berita / Tags:

Share the Post

About the Author

Comments

No comment yet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

en_USEnglish
en_USEnglish