Refleksi Gerakan Mahasiswa Menyongsong Dwi Dasawarsa Reformasi

Refleksi Gerakan Mahasiswa Menyongsong Dwi Dasawarsa Reformasi (2)

Refleksi Gerakan Mahasiswa Menyongsong Dwi Dasawarsa Reformasi

RumahPeneleh.or.id, Pamekasan – Ruang Sidang Utama Lantai III Sekolah Tinggi Ilmu Syari’ah Assalafiyah (STISA) Sumber Duko Pamekasan dipenuhi pimpinan dan dosen STISA, mahasiswa STISA, Ketua PMII dan HMI Cabang Pamekasan, dan pimpinan BEM seluruh kampus se-Pamekasan, Senin (16/01).

Mereka yang didominasi mahasiswa dan beberapa peserta umum itu mengikuti seminar kepimimpinan yang mewarnai pelantikan pelantikan pengurus BEM dan SEMA STISA. Seminar tersebut mengangkat tema “Refleksi Gerakan Mahasiswa Menyongsong Dwi Dasawarsa Reformasi”.

Seminar dibuka oleh Ahmad Mudatsir, S.H. sebagai Ketua Yayasan Assalafiyah. “Bagaimana bisa menjadi mahasiswa yg mempunyai ruh yg tinggi dan bermanfaat bagi umat Islam dan Indonesia,” kata Ahmad Mudatsir.

Sementara itu Jaelani S.Si, Pembantu Ketua 3 Bidang Kemahasiswaan dalam sambutannya menyatakan bahwa pihaknya sengaja mengundang BEM se-Pamekasan, harapannya dapat memberikan pengaruh positif dan menggandeng BEM STISA yang masih baru.

Dr. A. Dedi Mulawarman, M.S.A. bertindak sebagai pembicara tunggal. Dedi adalah penulis buku 2024, Jang Oetama dan beberapa buku lain. Di samping itu, dia juga aktif sebagai Dosen Universitas Brawijaya, Ketua DPN FORDEBI dan Ketua Yayasan Peneleh.

Saifur Rahman Ketua BEM STISA mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang turut menyukseskan acara tersebut.

“Saya ucapkan terimakasih kepada Allah, menjadi Ketua BEM STIS merupakan amanah yang sangat berat. Untuk itu kami mengharap partisipasi dan support dari Yayasan Rumah Peneleh, juga kerjasama dengan HMI dan PMII Pamekasan demi kemajuan STISA Pamekasan,” tutupnya.[]

Share the Post

About the Author

Comments

No comment yet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

en_USEnglish
en_USEnglish