Menyelami tentang diri sendiri berarti telah berkontribusi membangun negeri.

IMG-20181222-WA0010

Menyelami tentang diri sendiri berarti telah berkontribusi membangun negeri.

Yogyakarta 22 Desember 2018. Serangkaian agenda road show bedah buku jang oetama telah memasuki kota Istimewa yaitu kota Gudeg alias Yogyakarta. Yayasan Rumah Peneleh menyelenggarakan bedah buku jang oetama, merupakan bagian dari agenda wajib yang dihasilkan dari Diksarnas (Pendidikan dasar nasional) VI yang diadakan di Jakarta pada tanggal 26-30 september 2018.
Metode bedah buku dilaksanakan dengan metode diskusi talk show yang menghadirkan pembicara dari aktivis peneleh regional palu yaitu kak husnul dan presiden ISDP (Indonesian Student Development Program) yaitu kak Iqra. Kata kak nunul “Sangat disayangkan bahwa pemateri utama ketua Yayasan Rumah Peneleh yaitu pak Aji dedi tidak dapat hadir dikarenkan ada acara urgent di Purworejo.” (21/12).
Di acara bedah buku ini, bukan hanya menyajikan sejarah bapak pendiri bangsa yaitu H.O.S Tjokroaminoto, tetapi juga menyajikan implementasi perjuangan beliau yang dikemas dalam bentuk perjalanan hidup dari kak Husnul dan di padupadankan dengan pengalaman kak Iqra didalam berorganisasi.
Dalam ceritanya kak Husnul, beliau memaparkan bagaiamana cara mengenal dan bangkit dari sebuah masalah dan dicontohkan secara konkrit melalui bencana yang menimpa saudara di Palu, Sulawesi Tengah. Pengenalan yang paling mendasar yaitu mengenali kemampuan diri sendiri, artinya lebih menyelami kemampuan sendiri contohnya dalam hal kecil yaitu menumbuhkan rasa bahagia dalam segala kegiatan yang dikerjakan. Setelah mengenal diri, langkah selanjutnya yaitu menjalankanya, menjalankan inilah yang dinamakan bangkit.
Kak Iqra menyebutkan, pentingnya bangkit seperti yang dikatakan H.O.S Tjokroaminoto yaitu setinggi-tinggi ilmu, semurni-murni tauhid, sepintar-pintar siasat. Artinya, jangan membatasi diri dengan ilmu, ilmu itu luas maka cari selagi diri anda belum benar-benar ada rasa bahagia dalam mengerjakannya. Jadi, definisi bangkit bukan hanya berdiri ketika jatuh tapi menemukan solusi dan menjalankan solusi tersebut juga bisa dikatakan bangkit, contohnya saya ingin membaca, maka cara agar saya bisa baca harus punya buku, itulah bangkit dalam hal kecil.
itulah salah satu implementasi contoh dari semangat perjuangan H.O.S Tjokroaminoto dalam membangun bangsa yang begitu besar ini yaitu mengenali diri, maka anda sudah memberikan kontribusi untuk memajukan bangsa Indonesia tercinta.

/ Berita

Share the Post

About the Author

Comments

No comment yet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

en_USEnglish
en_USEnglish