JANG OETAMA: Palu 11 Juni 2015

iain-palu-sulawesi-rumah-peneleh-jang-oetama-hos-tjokroaminoto-cokroaminoto-diskusi-bedah-buku-aji-dedi-mulawarman

JANG OETAMA: Palu 11 Juni 2015

iain-palu-sulawesi-rumah-peneleh-jang-oetama-hos-tjokroaminoto-cokroaminoto-diskusi-bedah-buku-aji-dedi-mulawarman

RumahPeneleh.or.id, Palu – Tepat hari Kamis tanggal 11 Juni 2015, Dr. Aji Dedi Mulawarman diundang Himpunan Mahasiswa Pendidikan Agama Islam (HMJ PAI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu untuk acara yang bertajuk Seminar Nasional dan Bedah Buku; Rekonstruksi Pemikiran HOS Tjokroaminoto di Era Globalisasi, bertempat di Auditorium IAIN Palu.

Meski digelar di dalam lingkungan kampus, selain mahasiswa dan dosen ternyata banyak masyarakat umum terutama aktivis kepemudaan yang datang pada acara tersebut (11/06). Gaung peluncuran buku Jang Oetama; Jejak dan Perjuangan HOS Tjokroaminoto di Jakarta sebelumnya rupanya telah sampai di bumi Sulawesi.

Mengenai tokoh HOS Tjokroaminoto, Dr. Aji Dedi menyatakan HOS Tjokroaminoto atau yang sering juga disebut Jang Oetama (bahkan Belanda menyebutnya Raja Jawa Tanpa Mahkota) adalah sosok besar di zamannya, sebagai pemimpin organisasi sekaligus partai politik terbesar waktu itu, ketokohan HOS Tjokroaminoto dan kecakapannya dalam mengorganisir massa partainya sangat ditakuti oleh Belanda, karena selalu menyerukan pada rakyat untuk menuntut Zelfbestuur (self government) atau pemerintahan sendiri.

Selain Dr. Aji Dedi, turut juga hadir Dr. Lukman Tahir, MA. sebagai pembicara, juga terlihat beberapa undangan dari pihak akademisi. Seminar Nasional ini sangat disambut baik oleh Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Dr. H. Yusra, M. Pd.

Rasa penasaran pengunjung dan tamu undangan yang hadir pada acara tersebut cukup terpuaskan, oleh jawaban-jawaban ringan namun cerdas Dr. Aji Dedi pada sesi diskusi. Sebagian besar pengunjung merasa perlu lebih sering diadakan diskusi-diskusi pemikiran seperti ini.

Harits Azmi Zanki sebagai Ketua Panitia Pelaksana acara tersebut sangat berterimakasih atas kesediaan Dr. Aji Dedi untuk datang jauh-jauh dari Jawa Timur, dan secara pribadi berharap rangkaian Agenda #TjokroUntukIndonesia akan membangun kesadaran generasi tua maupun muda untuk tidak terjebak pada praktik pragmatisme sempit.[]

Share the Post

About the Author

Comments

No comment yet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

en_USEnglish
en_USEnglish