Gus Mus: Kebudayaan Yang Mampu Selesaikan Masalah Bangsa

gus-mus-mustofa-bisri-aji-dedi-mulawarman

Gus Mus: Kebudayaan Yang Mampu Selesaikan Masalah Bangsa

gus-mus-mustofa-bisri-aji-dedi-mulawarman

RumahPeneleh.or.id, Rembang – KH. Ahmad Mustofa Bisri atau lebih sering dipanggil dengan Gus Mus adalah pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Tholibin, Leteh, Rembang dan menjadi Rais Syuriah PBNU. Gus Mus juga dikenal sebagai seorang penyair dan penulis kolom yang sangat dikagumi para sastrawan.

Saat sowan ke Gus Mus, Dr. Aji Dedi Mulawarman (Kang Aji) memaparkan kegelisahannya dalam melihat beragam persoalan di negeri ini, Kang Aji sangat menyayangkan politisi di negeri ini berebut kekuasaan hanya untuk memuaskan nafsu mereka. Hal yang sama sekali berbeda saat dulu para Founding Father bangsa ini berjuang mati-matian bukan untuk berebut kekayaan, bahkan mengorbankan kekayaan dan jabatan feodal hanya demi kemerdekaan negeri ini.

Kang Aji menyatakan bahwa sudah saatnya negeri ini kembali kepada kebudayaan, politik kebudayaan, bukan politik praktis yang hanya menjual janji dan transaksional semata demi keuntungan sepihak. Pragmatisme sempit seperti itu yang menurut Kang Aji berdampak pada bobroknya negeri.

Bangsa ini terlalu naif, jika merunut ke belakang dimana para pemimpinnya berlatar politik, dan mengedepankan ekonomi yang bahkan semakin mengaburkan identitas negeri ini. Sudah saatnya negeri dipimpin oleh gerakan politik berkebudayaan, bukan politik transaksional semata.

Kedua tokoh ini juga bersepakat bahwa gerakan kebudayaan, penggalian lagi pemikiran-pemikiran tokoh pendahulu republik ini sangatlah penting, karena jika memang negeri ini akan menuju kehancuran, barangkali satu-satunya jalan yang bisa menyelamatkan semuanya hanyalah kebudayaan.

Dalam kesempatan ini Kang Aji juga menyerahkan buku JANG OETAMA: Jejak dan Perjuangan HOS Tjokroaminoto kepada Gus Mus, penyerahan buku sendiri ini layaknya persembahan seorang anak muda kepada tokoh yang dikaguminya, karena di beberapa kesempatan Kang Aji seringkali menyatakan kekagumannya kepada sosok Gus Mus, sebagai Tokoh Islam sekaligus Tokoh Budaya yang tidak mau terjebak dalam praktik politik praktis.

Gus Mus juga mendukung penuh upaya Kang Aji untuk terus menyebarkan pemikiran HOS Tjokroaminoto, dengan mengenalkan kembali sosok para Founding Father republik ini, niscaya republik ini tak akan kehilangan jati dirinya sebagai republik yang berbudaya, karena harusnya panglima kebudayaan yang mampu menyelesaikan semua masalah bangsa.[]

/ Berita / Tags:

Share the Post

About the Author

Comments

No comment yet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

en_USEnglish
en_USEnglish