Bergerak Dinamis Untuk Negeri, Dimana dan Kemana Pemuda?

halakoh-akbar-hmi-mpo-mataram-2015-aji-dedi-mulawarman

Bergerak Dinamis Untuk Negeri, Dimana dan Kemana Pemuda?

halakoh-akbar-hmi-mpo-mataram-2015-aji-dedi-mulawarman

Rumahpeneleh.or.id, Mataram – Panitia Pelaksana Halakoh Akbar HMI-MPO Mataram menggelar diskusi bertema Rekonstruksi Gerakan Intelektual Mahasiswa Dalam Mengungkap Budaya Perpolitikan di Indonesia, Senin 26 Oktober 2015 (14 Muharram 1437 H) di Mataram, NTB.

Diskusi mengundang Dr. Aji Dedi Mulawarman (Dosen FE Universitas Brawijaya; Ketua Yayasan Rumah Peneleh) dan H. Didi Sumardi, SH. (Ketua DPRD Kota Mataram). Aji Dedi memberi beberapa paparan yang cukup menarik untuk direnungkan bersama pemuda sebagai komponen bangsa.

Menurut Aji Dedi, pemuda harus memahami dulu realitas yang sedang dihadapi negeri ini, pemuda khususnya mahasiswa sebagai golongan intelektual harus senantiasa peka terhadap keadaan negeri, memahami Realitas Negeri Siklik. Dari pemahaman itu, gerakan intelektual mahasiswa harus berani untuk menyuarakan kebenaran, mereka harus kritis dengan moral yang berpihak untuk negara ini.

Jika dapat ditelaah kembali ke belakang, realitas yang selalu kita hadapi pada sistem pemerintahan negeri ini adalah benang merah kebobrokan yang terus menerus menjadi tradisi siklik, sebuah budaya Pragmatis Sosiologis, banyak kebijakan yang didasarkan hanya kepada aksi reaktif belaka, hanya sebagai langkah Taktis Strategis Adaptatif. Hal itu seolah membelenggu kita untuk berputar tanpa arah yang jelas.
Lebih lanjut Aji Dedi menyatakan, gerakan intelektual pemuda dan mahasiswa haruslah bergerak secara dinamis (Visioner Idealis Kultural), dengan mulai menyusun langkah-langkah Strategis Berpihak untuk menyelesaikan masalah di ranah taktis (seperti regulasi).

  1. Memahami Realitas Negeri Siklik
  2. Peran Intelektual dan Pemuda dalam sejarah jelas sekali harus bergerak dengan Moral Berpihak untuk negara
  3. Kita tidak hendak Bergerak Siklik (Antisipatif Pragmatis Sosiologis) – Pemuda Taktis Strategis Adaptif
  4. Tetapi Bergerak Dinamis (Visioner Idealis Kultural) – Pemuda Strategis Berpihak.

Kita juga butuh pemikiran-pemikiran kritis para intelektual muda dalam meletakkan desain fundamental untuk negeri ini. Selain itu Aji Dedi mencoba mengetuk pemikiran pemuda untuk menyikapi persoalan strategis di negeri ini, beberapa kesalahan perlu dikaji lebih serius dalam meletakkan kerangka berpikir yang benar sebagai upaya menyelamatkan negeri ini.

  • Otonomi Daerah (Reinventing Government) bersifat federalistik – value for money bukan pembangunan manusia Pancasila, bertentangan dengan sila ke-3
  • Politik – Demokrasi Liberal bertentangan dengan sila ke-4 Pancasila
  • Pendidikan – Sekularisasi dan pembentukan manusia Humanis hanya adaptif, bertentangan dengan sila ke-1 dan ke-2
  • Ekonomi – APBN, MEA, dan Ekonomi Washington Consensus bertentangan dengan sila ke-5
  • Hukum – Ratifikasi Regulasi Internasional bertentangan dengan sila ke-3 dan ke-4 Pancasila.

Selanjutnya, Aji Dedi melontarkan beberapa solusi keberpihakan dalam menghadapi Realitas Siklik di negeri ini, antara lain dengan desain pengelolaan NKRI yang seharusnya merujuk pada kekuatan dan kemandirian negeri, Indonesia adalah negara yang memiliki banyak potensi untuk bisa menjadi bangsa yang lebih besar lagi, tentunya dengan optimisme bersama dan dukungan seluruh komponen masyarakat di dalamnya.

Selain itu, pemuda juga harus tampil menjadi pembawa nilai moralitas berpihak yang tidak terlalu tergoda dengan politik praktis dan isu strategis, malah seharusnya pemuda-lah yang seharusnya berada di garda terdepan mengawal pergerakan strategis menuju Indonesia Mandiri, Indonesia yang lebih kuat, bukan Indonesia yang selalu di bawah ketiak bangsa lain. Aji Dedi menyerukan khususnya kepada kader muda Himpunan Mahasiswa Islam – Majelis Penyelamat Organisasi (HMI-MPO) untuk merenungkan kembali diskursus ini dan tak sekedar menjadi wacana belaka.[]

/ Berita

Share the Post

About the Author

Comments

No comment yet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

en_USEnglish
en_USEnglish